Dennis membalas pelukan lala dengan penuh kasih sayang,

“maafin aku la,aku gak bermaksud buat nyakitin kamu,tiba saat nya nanti kamu akan memahami semua nya,percayalah Cuma kamu satu-satu nya dan tidak ada wanita lain dalam hatiku” ucap dennis sambil mecium kepala lala.

Lala trus menangis dalam pelukan dennis,dan tak tau apa arti dari perkataan dennis,dia hanya merasa takut kalau suatu hari nanti,dennis benar-benar pergi dari sisi nya.

“Udah sore la,kita pulang yaa,”ajak dennis dan perlahan melepaskan pelukan nya,

lala pun hanya sanggup mengangguk mereka berdiri dan berjalan menuju mobil,

dalam perjalanan tak ada sepatah kata pun terucap dari kedua nya,

hanya keheningan,

terasa asing,

terasa jauh,

terasa terhalang oleh sebuah dinding penuh tanya.

Dalam hati lala ada rasa sedih,

ada rasa benci,

ada rasa penasaran,

ada rasa takut kehilangan,

dalam hati lala penuh dengan tanda tanya,

apa sebenar nya yang terjadi dengan dennis,kenapa tiba-tiba bersikap seperti itu?

Sementara dennis trus merasa bersalah,

terasa sesak dalam hati nya karena telah membuat lala menangis dan sedih.

pertama kali nya dia melihat lala sesedih ini,

dennis hanya mampu trus berucap maaf dalam hati nya dan berharap lala mampu kuat menghadapi hari nanti,

hari dimana tiba saat nya dia harus pergi meninggalkan lala sendirian tanpa dia di samping nya.

Dia menyesal karna hari ini telah merenggut senyuman nya yang ceria,

tingkah laku nya konyol dan manja.

Tak terasa mereka tiba di rumah lala.

“la” dennis mengangkat tangan nya hendak meraih tangan lala namun lala sudah turun dan berlari ke dalam rumah nya tanpa memperdulikan dennis.

Read Next Episode
Semua komik full color dan gratis!Gratis download aplikasi, baca episode kelanjutannya!
Semua komik full color dan gratis!
Gratis Download Aplikasi dan Nikmati Akses Sepenuhnya