"jadi,apa yg kamu rasakan selama ini?" tanya dr.hendri dengan wajah serius menatap dennis.

"sejujur nya,sejak beberapa tahun ini saya rasakan banyak keluhan,namun saya selalu menutupi nya dok,saya tidak ingin membuat orangtua saya khawatir,dan saya menunggu waktu yang tepat untuk memastikan sendiri kondisi tubuh saya,tanpa di ketahui orangtua saya" ucap dennis menghela nafas panjang.

"menurut yg sudah kamu baca dan kamu cari tahu selama ini,apa kamu sudah tahu penyakit yg kamu derita?"

lama dennis terdiam menunduk tanpa mampu menjawab pertanyaan dr.hendri

dr.hendri memahami psikis pasien nya,dia hanya diam dengan sabar menunggu dennis mengumpulkan keberanian nya,karena sejak beberapa waktu ini,secara diam-diam dia telah menganalisa penyakit yang di derita dennis karena kecurigaan nya setiap kali memeriksa dennis,namun masih hanya menduga-duga karena setiap kali dennis sakit slalu menolak untuk melakukan tes di laboratorium,dan menolak untuk di rawat dengan alasan dennis yg slalu mengatakan hanya kelelahan.

"kanker otak dok" tiba-tiba dennis berucap sambil mengangkat kepala nya menatap dr.hendri.

"semoga analisa kamu dan saya salah mengenai penyakit yang kamu derita,sekarang kamu ikut saya untuk pemeriksaan lebih lanjut di ruang laboratorium" jawab dr.hendri yg sudah merasa khawatir terhadap kondisi dennis.

setelah dennis menjalani rangkaian pemeriksaan neurologis,MRI,CTscan,PET & biopsi kemudian dia berpamitan kepada dr.hendri.

dr.hendri menyuruh dennis sabar menanti hasil pemeriksaan nya,dan berdo'a supaya hasil nya negatif.

dalam perjalanan pulang,dennis semakin merasa khawatir,menunggu hasil nya,dalam hati nya masih ada rasa takut.

Read Next Episode
Semua komik full color dan gratis!Gratis download aplikasi, baca episode kelanjutannya!
Semua komik full color dan gratis!
Gratis Download Aplikasi dan Nikmati Akses Sepenuhnya